Dimana-mana, orang ramai membahas tentang kesegaran mandi parfum pakai sabun vitalis body wash. Salah satu yang direkomendasikan adalah dengan memakai shower puff.

Eh bentar, udah pada tau kan ya, shower puff ini apa dan seperti apa?

Beginilah penampakan shower puff!
Sebagian orang percaya, bahwa ketika mandi memakai shower puff ini selain bisa menghasilkan busa  lebih banyak tentunya membuat sabun lebih hemat, shower puff ini dipercaya mampu mengangkat kotoran mati pada kulit tubuh secara lebih maksimal.

Tapi ternyata, dalam pemakaian shower puff saat mandi ini, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan. Apa saja?


Keringkan setelah pemakaian shower puff

Penting banget, untuk menjaga shower puff ini tidak lembab. Karena ketika lembab, maka jamur dan bakteri akan merajalela di dalam tiap serta shower puff, yang tentunya malah bikin bahaya ke kulit tubuh saat kita pakai.



Ganti ketika sudah terurai

Ketika kondisi shower puff sudah mulai terurai alias lepas-lepas, sebaiknya segera kita ganti, karena fungsinya tidak akan terlalu maksimal dalam proses pengangkatan kulit mati.

Segera bersihkan setelah dipakai

Setelah pakai, langsung bersihkan, cuci dengan baik, supaya saat sesi mandi kita berikutnya, shower puff sudah bersih dan tidak bersisa kotoran dari mandi sebelumnya.

Rendam dengan air panas

Minimal seminggu sekali, shower puff sebaiknya kita cuci bersih dan rendam dengan air panas, supaya bisa lebih bersih secara maksimal.

1 shower puff untuk 1 orang!

Ya iyalah, masa 1 shower puff buat beberapa orang atau bahkan ramai-ramai? Iyuuhhh, jijai tau! Selain itu, ketika dipakai bersama dengan orang lain, kita tidak pernah tau, orang lain yang pakai shower puff tersebut punya penyakit kulit apa, dll. Jadi plis, 1 shower puff itu hanya untuk pemakaian mandi oleh 1 orang!


Hindari pemakaian shower puff untuk kulit sensitif

Shower puff memang cukup efektif untuk membantu mengangkat kulit mati, tapi khusus untuk kulit sensitif, ini bisa menimbulkan masalah tersendiri, yaitu berupa iritasi, dari mulai pedih, kulit kemerahan dan masalah lainnya.

Hindari pakai di area wajah dan area pribadi!

Yes, hindari sekali menggosokkan shower puff di area wajah, karena bisa merusak pori-pori wajah. Apalagi dipakai di area yang sangat-sangat personal yaitu di area kelamin, duh plis jangan, ini bisa memindahkan bakteri ke shower puff yang kita pakai.


Penelitian dari Journal of Clinical Microbiology menemukan shower puff yang lembap dan dibiarkan semalaman dapat menjadi tempat berkembang biak dari berbagai spesies bakteri. Kebayang, ini baru semalaman? Gimana kalau kita tidak pernah bersihkan selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan?

Salah satunya adalah bakteri Pseudomonas aeruginosa yang bisa menimbulkan iritasi dan kemerahan pada kulit. Apalagi ketika kita memakai shower puff untuk membersihkan kulit yang baru dicukur, bakteri yang ada di dalam shower puff dapat masuk ke dalam luka bekas cukur dan dapat menyebabkan infeksi.

Nah, kan bukannya membuat bersih tapi malah menyebabkan masalah ke kulit! Jadi memang, mandi memakai shower puff ini kita harus memperhatikan hal-hal diatas, supaya kulit tetap terlindungi!

0 Comments